Penantian Tertunda

(yang tertunda)

Dalam penantian yang tak berujung dengan sebuah pertemuan

 

Teringat saat dia rengkuh tubuh ini
Berjuta kasih dan sayang yang kurasa
Tiada rasa kebencian diantara kita

Namun kebencian mencuat seketika kamu tak dapat membedakan
Mana itu rasa
Mana itu asa
dan mana itu cita

Kau campur adukkan semua
Hingga kau tak tahu apa kau perbuat

Kini hilanglah sudah kepercayaan itu
Kau memilih untuk menjalani hari-harimu dengan orang lain
Kau lebih mempercayakan hatimu pada orang lain

Dan aku mengerti
Bahwa kamu lebih nyaman berada dalam pelukannya

#Stinky – Munkinkah

About mzalim

Menapaki jalan seorang penulis adalah salah satu langkah terbesar dalam sejarah hidupku. Apalagi jalan yang ku pilih ini adalah amanat yang harus sepenuhnya digunakan untuk hal-hal yang positif.

Posted on Maret 23, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: