Pesta Tahunan Siswa SMA di Depan Mata

Pesta tahunan anak SMA telah tiba. Ujian Nasional sebagai akhir dari penentu apakah kita akan memakai seragam abu-abu putih lagi, atau berkiprah di dunia kerja. Atau juga memakai jas almamater Universitas. Perjalanan menuntut ilmu selama dua belas tahun sangat ditentukan pada kesempatan ini. Predikat sebagai siswa akan tercopot apabila mereka berhasil keluar dengan nilai yang ditentukan. 16 sampai 19 April 2012 akan menjadi saksi bisu bagi mereka-mereka kelas 3 SMA, SMK ataupun MA.

Persiapan sudah dilakukan oleh banyak pihak. Terutama bagi siswa sendiri. Mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah dengan antusias, mengikuti bimbingan belajar baik di sekolah maupun di luar sekolah, mempertebal keimanan, mengikuti banyak Try Out disana sini. Hingga ada juga yang menyempatkan diri di hari minggu mereka diisi dengan mengikuti seminar-seminar demi suksesnya Ujian Nasional yang sudah ada di depan mata. Kelelahan, keresahan, kegundahan, kecemasan yang dirasakan siswa selama ini akan diuji pada event ini. Tak ada waktu lagi. Tinggal menghitung hari, semua akan dimulai. Walau penilain kelulusan ini cukup berbeda. Yaitu dengan menghitung nilau Ujian Nasional dan Nilai raport selama semester 3 sampai 6.

Dan yang membuat banyak siswa menjadi semakin ‘terganggu jiwanya’ yaitu diberlakunya sistem soal ABCDE. Maksudnya Dalam setiap ruangan yang diisi oleh sekitar 20 siswa terdapat 5 macam soal dengan soal setiap kode berbeda-beda. Jadi dalam satu ruangan akan ada 4 soal yang sama. Diharapkan sistem seperti ini mampu memberikan kontribusi bahwa hasil yang mereka dapatkan pada UN adalah murni dari siswa itu sendiri. Seperti yang sudah terlaksana pada UN tahun kemarin.

Keluarga juga memberikan suport lebih dengan mengikut sertakan anak-anaknya program bimbingan belajar di luar sekolah. Asupan gizi yang cukup serta do’a yang setiap hari dipanjatkan oleh kedua orang tua akan memberikan keyakinan tersendiri bagi siswa.

Pihak sekolah juga tidak henti-hentinya memberikan dukungan serta latihan-latihan yang sekiranya membantu siswa dalam mengahadapi UN nanti. Mulai dari diberlakukannya tambahan belajar setiap hari Senin – Kamis (yang terjadi pada SMA N 1 Purwosari), Try Out dari pihak sekolah, Try Out dari lembaga pendidikan sekitar wilayah Purwosari, sampai diadakannya siraman rohani bersama.

Seperti halnya kemarin yang terjadi di Masjid Al-… Seluruh siswa, baik dari kelas 10, kelas 11 dan khususnya kelas 12 berkumpul memminta kemudahan dengan isthosah akbar yang diadalakan oleh OSIS SMA N 1 Purwosari dalam rangka menyambut UN Tahun 2011/2012. Juga turut hadir pula seluruh dewan guru. Perjuangan selama 12 tahun untuk mencapai cita-cita, angan, keinginan serta harapan yang dibarengi dengan konflik persahabatan, cinta sampai konflik batin dengan orang tua, seolah pecah ketika terucap kalimat “Laailaahaillallaahulaailaahaillaah”. Tak sedikit dari  siswa yang hadir dan ada beberapa guru terurai airmatanya terbawa suasana khusuk pagi itu. Melihat perjuangan tinggal selangkah dan akan memasuki babak baru. Babak dimana pembelajaran selama 12 tahun lebih secara formal maupun nonformal akan diuji seutuhnya. Kehidupan yang nyata akan mereka rasakan. Bagaimana hidup susah, bagaimana menjadi anak kost-kostan, bagaimana merasakan keberhasilan dengan jerih payah sendiri, dan bagaimana sebabnya seseorang rela bunuh diri. Tapi itu tidak akan kalian rasakan jika keimanan serta keyakinan kita akan berhasil dan sukses ada. Pakailah sistem “5 cm di depan keningmu”. Maksudnya, letakkan cita-citamu, harapanmu, keinginanmu, apa yang ingin kamu raih, apa yang ingin kau gapai 5 cm di depan keningmu. Karena jika diletakkan pada 5 cm dari keningmu, kamu pasti akan selalu melihat, selalu ingat bahwa kalian hidup adalah ingin ini, ingin itu. Dan percayalah suatu hari nanti kau akan meraih apa yang kau inginkan. Seperti pada buku yang berjudul “5 cm” karangan Donny Dhirgantoro.

Tetap semangat walau badai melintang terjal di depan kita. Percayalah kalian mampu melewatinya. Dan jangan lupa tetap berpegang pada keyakinan kalian. Dan satu hal yang paling penting, urusan dunia bukanlah prioritas utama kita hidup. Melainkan urusan akheratlah yang lebih penting. Semoga Allah memudahkan rezeki kita, amin.

About mzalim

Menapaki jalan seorang penulis adalah salah satu langkah terbesar dalam sejarah hidupku. Apalagi jalan yang ku pilih ini adalah amanat yang harus sepenuhnya digunakan untuk hal-hal yang positif.

Posted on April 21, 2012, in kleas gw. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: