Haruskah Setiap Orang Merasakan ‘Penyesalan’?

 

Barusan sehabisngajibersama di ponodk, maklumlah para santri banyak yang pulang. Namun tidak dengan saya dan teman saya, Fajar. Kita saling curcol satu sama lain tentang langkah apa yang diambil setelah lulus SMA/SMK ini. Terjadilah omongan yang biasa-biasa saja menjadi agak panas ketika ternyata teman saya ini sudah banyak instansi-instansi yang menawarkan jasa kepadanya (ditawari pekerjaan). Kata dia sudah ada 3 instansi yang menawarkan pekerjaan padanya. Jugha kata dia pihak sekolah menawarkan pekerjaan. Hm,..

Pikirku dalam hati,”WK! Temen w bisa kayak gtu? gimana dengan w sendiri?”.

Iri? Menyesal? Minder? ato apalah itu yang saya rasakan saat ini. Melihat teman saya seperti ‘ini’ keadaannya banyak orang yang membutuhkannya. Bagaimana denganku? No ones!?

Lantas saya teringat kata guru saya,”Gak perlu ‘mendalami’ peran sebagaiorang yang menyesal, cukup merasakan saja. Dan hal paling arif adalah bagaimana kita akan membawa rasa ‘penyesalan’ itu. Ke dalam sebuah ‘PERUBAHAN’kah? Ke dalam sebuah ‘PENYESALAN’ selama-lamanyakah? Ke dalam ‘BENTUK’ yang berbedakah? Atau ke dalam ‘JURANG’? Semuanya tergantung individu yang mengalaminya. Istilah bahasa Jepangnya tuh ‘Daijoubu’ = fleksibel,.

Yang menjadi masalah,

@ Apakah rasa ‘menysal’ harus kita alami, walauitu satu kali seumur hidup? Kenapa?
@ Bagaimana dampak dari rasa ‘menyesal’ itu sendiri terhadap kita sendiri dan orang lain?
@ Bagaimana kita membawa sebuah ‘penyesalan’ menjadi hal yang bermanfaat?
@ Bagaiaman jika ada seseorang selalu merasa ‘menyesal’ setiap waktu?
@ Bagaimana seharusnya kita lakukan sebagai teman melihat teman kita merasa ‘menyesal’ tentang hal yang ia lakukan?

minta baantuannya ya gan?

 

About mzalim

Menapaki jalan seorang penulis adalah salah satu langkah terbesar dalam sejarah hidupku. Apalagi jalan yang ku pilih ini adalah amanat yang harus sepenuhnya digunakan untuk hal-hal yang positif.

Posted on Mei 9, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: